Atonement

Category: By Unee.Adisti
Setelah lebih dua minggu saya tidak melacur untuk mendapatkan dvd bajakan baru,hari ini rasanya hasrat itu tak lagi mampu ditahan. Akhirnya,selesai siaran,saya meluncur ke Palladium ( ini salah satu plaza dimana saya bisa tahan berjam-jam ,khusus untuk mengubek2 dvd2 ). Karena hari ini libur dan orang2 pada pengen liat saya berbelanja dvd seperti paparazzi dan mamarazzi, jadinya itu tempat dipenuhi kepala2 manusia. Dan...TAK SATU PUN ada yang tampan dan membuat saya bergairah. Ah !. Nasibbb..

Eniwei..
saya berhasil memborong 10 dvd ( IYE...SE...PU...LUH ). Dan membuat saya ingin menari2 seperti Julia perek Perezdan Tessa Mariska di Inul Vista (kalo gak tau,berarti ketinggalan infotaiment hari ini ), adalah ketika melihat dvd " Atonement " menggantung dengan indah di rak toko dvd langganan saya.
Photobucket

Saya langsung bernyanyi...
" Senang,riang... hari yang kunantikann.. " *petikan lagu Sherina*.

For the record,saya emang paling suka pilem2 aliran sekolah lama alias oldschool. Makanya saya kurang suka pilem2 yang terlalu "canggih". Terlalu banyak efek disana-sini. Mungkin bawaan jiwa ndeso saya,cuma saya percaya, pilem2 yang oldskul itu bisa lebih menghajar perasaan. Karena mereka maeninnya di emosi, dialog2 dan juga ekspresi. Yah,seperti Gone With The Wind itu contohnya. It's like one of the best movie EVER. Dan apa sih special effect disitu ?. Gak ada toh ?. Nah ! Itu maksudnya..
Ditambah lagi pilem2 yang diangkat dari novel. Terutama,novel2 Jane Austen. Akh..saya cinta wanita itu !!.
Sama kae pilem ini.

Atonement.

Hasil karya seorang penulis Inggris yang,waktu dia lahir,keluarganya sukuran dan memberikan nama Ian McEwan untuknya. Lahir di Aldershot,England ( mungkin gak jauh dari Tanah Abang ).Novelnya sendiri itu ditulis sekitar tahun 2001 dan di 2002 berhasil memetik hasil panen yang banyak. Salah satunya dari WH Smith Literary Award.
Dari situ ,udah bisa dipastiin,ini novel bukan kelas kacangan. Dan ,walau saya belum baca novelnya, tapi... pilem ini...BAGUS !. Bagus SEKALI malahan.

Ada Keira Knightley,sebagai Cecilia Tallis, yang bisa pemandangan yang yahud untuk para pria2 baik yang hidungnya belang ato yang nggak.
Ada juga James McAvoy,sebagai Robbie Turner,yang sudah menjadi salah satu aktor favorit saya. Pertama kali "kenal" sama si McAvoy ini waktu nonton The Last King Of Scotland.Dia jadi seorang dokter bernama Dr.Nicholas Garrigan. Di film itu,sebenernya saya pengen liat Forrest Whitaker. Tapi...waktu ngeliat si dokter itu,saya langsung ngucap doa,
" Anjrot !. Siapakah pria bermata biru yang begitu menghanyutkan inih ?!??.. Amin ".
Dan,saya cukup salut dia bisa mengimbangi acting Whitaker disitu. Yah..memang..sebelumnya dia juga ikut ambil andil di beberapa film,seperti The Chronicles of Narnia,dan Wimbledon. Tapi,dua2nya bukan "tipe" saya. Narnia itu kan sama aromanya sama Heripoter.It's soooo NOT my kinda movie. Jadi ndak nonton.
Eniwei..
dari The Last King Of Scotland, saya kembali dicumbu olehnya di Becoming Jane ( wajar dong kenapa saya nonton pilem ini. It's about Jane -fucking- Austen !! ).Dan saya semakin jatuh cinta sama dia.
Dan disini, saya ngerasa pas kalo Joe Wright, sutradara Atonement, milih dia untuk main bareng Knightley.
Di awal pilem,kita mungkin bakal benci sama adiknya si Cecilia ,Briony Tallis, yang melakukan sesuatu yang lebih kejam dari pembunuhan. YAK !!. Anda benar.... Fitnah !.
Tapi, setelah dia dewasa dan sadar kalo dia salah,mulai ngasih alasan atas kesalahan dia, mungkin,kita juga bakal iba dan bisa ngasih sedikit empati ke dia.
( Btw, yang jadi Briony itu PAS sekalih. Briony usia 13,diperankan dengan baikkkk sekali oleh Saoirse Ronan. Ekspresi "dingin" dan datar itu megang banget !!. Di usia 18, ada Ramola Gara yang juga bisa meneruskan dua ekspresi tadi. Mantab'lah ! ).

All and all..
kalo suka pilem yang rada "nyastra",pasti bakal suka pilem ini. Endingnya juga...ohhh...begitu membuat saya tercengang,ileran dan sedikit berkaca2 ( mata,pastinya.Bukan pantat ).

Beberapa adegan favorit saya adalah waktu si Robbie Turner pisah sama Cecilia dan dia ngejar bus yang dinaikin sama Cecilia dan Cecilia berdiri dan mandang dia dengan tatapan yang ngebuat saya pengen bunuh diri saking sedihnya.
Kenapa ya,adegan klasik seperti kejar2an angkutan umum kae gitu bisa begitu berbeda gitu dilakuin di pilem endonesyah ?!. Ya,efeknya ke saya mungkin sama...sama2 pengen bunuh diri,tapi bukan karena bisa ngerasain sedihnya,tapi karena noraknya dan ngebuat saya pengen muntah.
Bahkan sampe dialog2nya juga. Walau mungkin masih rada sealiran, aliran pasangan-yang-sedang-dimabuk-cinta, tapi kenapa rasa yang ditimbulin ke penontonya itu beda.
Kae' waktu si Robbie nulis surat ke Cecilia dan bilang,
" I will find you,love you,marry you.Live without shame ", saya langsung merasa seperti eskrim yang lagi tanning di terik matahari. Meleleeeehhhh.
Dan bisa romantis tapi juga,agak,lucu.
Seperti... waktu mereka have sex pertama kali di perpustakaan rumah Cecilia. Tiba2,ditengah2 "pertempuran" itu,Cecilia ngomong,
" Robbie.... ".
" Cecilia...".
* saya mikir lanjutannya adalah," kamu salah lubang,sayang ". Ternyata... saya salah ! *
Cecilia : " I love you ".
Robbie: " I love you.. ".
* melanjutkan aktivitas *

So,yeah..
this movie definately deserves all the good reviews they have got. Dan,masuk jadi salah satu film di daftar pilem paporit saya sampe hayat tak lagi dikandung badan.

Silahkan menikmati.

I'm out.
 

5 comments so far.

  1. Anonymous March 21, 2008 at 12:04 AM
    kakun..
    pakabar..

    hehehe..
    aku tak pindah kemana2.. cuma buat kandang baru aja..

    sehat kah dirimu?
  2. putri soe March 22, 2008 at 2:31 AM
    salah lubang ??
    wkwkwk ^^
  3. ajenk March 22, 2008 at 9:05 AM
    auuuuuwww...

    so sweet... nonton aaaahhh


    wekekekekekek... jangankan cowok nee, gw aja ngepans sama tuh cewek hehe...
  4. Ratie March 22, 2008 at 5:39 PM
    Yes!! Akirrnyaa.. review dari unee sodara2!! Haha.. Dan kebeneran bgt gw jg baru aja nonton ne pelm bbrp hari yg lalu! Kalo gw pas nonton langsuuung jatuh cinta ama Briony kecil. Gila, tampangnya innocent, tapi pinter dan rada kejam juga ya? Tega2nya dia ngeyakinin si Lola kalo yang 'ngeituin' dia tuh si Robbie! Huh! Kalo Keira disitu standarlah.. Dandanan rambut dan bajunya bagus, jadul bgt. Aksen britishnya gw sukaa! Dan adegan ML di perpus ituuh, o-em-ji! Kenapa juga posisinya mesti begitu??! Dan adegan paporit gw adalah pas Briony dtg memergoki mereka terus dengan anggunnya Cee 'turun dari singgasananya' dan pergi. Tanpa ngelirik Briony! Dahsyat!!
  5. Anonymous March 23, 2008 at 11:55 AM
    gie suka jane austin sejak baca buku pertama dia yg gie baca Emma..
    pride & prejudice juga kiera kan yang maen. huwa dia cantik banget siiii?!!

Something to say?